Aniaya Mantan Bosnya, Hendra Diringkus Polisi

  • Bagikan
Pelaku Penganiayaan Waisama
Kapolsek Waisama Ipda Bastian Tuhuteru (berkacamata), melakukan penangkapan terhadap pelaku penganiayaan (tengah) dikawasan Sungai Anahoni, Buru, Rabu (4/5) sore. (Istimewa).

Ambon, AMEKS.FAJAR.CO.ID - Hendra Bugis akhirnya diringkus Polsek Waisama, Kabupaten Buru Selatan, setelah menganiaya mantan bosnya bernama La Milu (49). La Milu warga Desa Hote, Kecamatan Waisama.

Kapolsek Waisama, Ipda Bastian Tuhuteru, memimpin langsung proses penangkapan pelaku Hendra Bugis dikawasan sungai Anahoni, Buru.

Kapolsek Waisama, Ipda Bastian Tuhuteru menjelaskan, aksi penganiayaan itu terjadi dirumah korban sekira pukul 14.00 WIT, Selasa (3/5) lalu.

Baca:

"Saat itu korban ini (La Miru), sementara beristirahat dirumahnya, tanpa diketahui tiba-tiba pelaku datang langsung menganiayaan korban tanpa ampun, " kata dia, kepada media ini, Kamis (5/5).

Menurutnya, aksi yang dilakukan pelaku membuat korban tidak bisa menghindar dan melakukan pembelaan diri.

"Pelaku menganiaya korban pada bagian wajah, kemudian korban berlari masuk kedalam kamar tidur, dan mencari alat untuk melakukan perlawanan namun tetap dianiaya dan setelah itu korban terjatuh, pelaku menginjak dada korban kemudian pelaku keluar dari dalam kamar dan meninggalkan rumah saudara, "jelasnya.

Dikatakan, penganiayaan itu membuat korban menderita luka disekujur tubuh dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas, Waisama.

" Setelah peristiwa itu terjadi kemudian keluarga korban melaporkan, dan dari hasil penyelidikan identitas pelaku atas nama Hendra Bugis, berhasil kita ungkap dan lakukan pengejaran, "ujarnya.

Perwira pertama Polri ini mengaku, keberadaan pelaku diketahui, berada dikawasan sungai Anahoni, Buru untuk melakukan aktivitasnya sebagai penambang pasir.

Baca:

" Kemudian saya (Kapolsek-red) langsung pimpin tim dan kita melakukan penangkapan. Saat penangkapan pelaku Hendra tidak bisa berkutik, "terangnya.

Pelaku Hendra, kata Kapolsek kini, sudah diamankan di rutan Mapolsek Waisama, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

" Penangkapan kita lakukan Rabu sore kemarin, pelaku Hendra sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman diatas lima tahun. Kita juga masih mendalami kasus penganiayaan ini secara mendalam sehingga motif utamanya bisa diungkap, "pungkasnya. (ARH).

  • Bagikan