Ini Dugaan Penyebab Ibu Muda di Ambon Gantung Diri

  • Bagikan
Ambon
Polsek Nusaniwe, Polresta Ambon, mengevakuasi korban dari tempat kejadian. (Foto: Humas Polresta Ambon)

Ambon,AMEKS.FAJAR.CO.ID.- Sebelum ditemukan meninggal dunia, Tasya Imanuela Frimansya Siahaya, sempat cekcok dengan suaminya, Kelvin Pasumain.

Kelvin lalu pergi kelua rumah untuk menenangkan diri. Pertengkaran Kelvin dan korban dilatari dugaan perselingkuhan. Dugaan perselingkuhan ini terungkap saat Kelvin dimintai keterangan oleh Polisi.

Kasi Humas Polres Kota Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, Rabu (17/4/2024), dikonfirmasi penyebab korban akhiri hidup dengan cara gantung diri menjelaskan, dari keterangan suami korban, Kelvin Pesumain, menjelaskan bahwa awalnya Kelvin dan istrinya, terjadi perselisihan.

"Pengakuan suami Korban, ada informasi perselingkuhan. Sehingga terjadi perselisihan. Keterangan Kelvin, korban sempat mengakui," ucap Janete, menjelaskan.

Mendengar pengakuan itu, kata Jenete, Kelvin lalu keluar rumah untuk menenangkan diri." Namun korban sempat menyampaikan kepada suaminya, bahwa "Jang ose kaluar dari rumah, kalo ose kaluar nanti beta bikin sesuatu”.

Namun saksi tetap keluar dari rumah dan menuju ke Benteng, Gudang Arang. Kelvin, baru mengetahui istrinya meninggal sekira pukul 19.55 WIT, setelah mendapat telepon dari tetangga rumahnya kalau isterinya ditemukan meninggal dunia.

"Setelah mengambil keterangan dari suami korban, tiba-tiba pada pukul 20.07 WIT, suami korban menjadi lemas dan tidak sadarkan diri, selanjutnya suami korban diantara ke RSU Haulussy," demikian Jenete, menjelasan.

Tasya Imanuela Frimansya Siahaya, ibu rumah tangga berusia 23 tahun itu, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam kamar rumahnya di kawasan Air Salobar, RT 002RW 002 , Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Selasa (16/4/2024) malam sekira pukul 19.00 WIT.(Elyas Rumain).

  • Bagikan

Exit mobile version