AMBON, AMEKSFAJAR.CO.ID – Umat Muslim di Kota Ambon, Provinsi Maluku, mulai melaksanakan Sholat Tarawih perdana di berbagai masjid, termasuk di Masjid Raya Al-Fatah, Kecamatan Sirimau, pada Jumat (28/2/2025) malam.
Sholat Tarawih ini menjadi tanda dimulainya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, setelah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Dari pantauan AmeksFajar.co.id, sekitar pukul 20.50 WIT, sejumlah umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk anak-anak, sudah berkumpul di Masjid Raya Al-Fatah sambil menunggu pengumuman resmi hasil Sidang Isbat.
Tepat pukul 21.50 WIT, setelah keputusan resmi diumumkan, umat Muslim langsung melaksanakan Sholat Tarawih perdana secara berjamaah.
Sebelumnya, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Maluku telah melakukan Rukyatul Hilal pada Jumat sore (28/2/2025) pukul 16.30 WIT di Gedung Thirta Kencana, Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Namun, hasil pengamatan menunjukkan bahwa hilal belum terlihat. Proses Rukyatul Hilal ini melibatkan berbagai pihak, termasuk, Kementerian Agama Provinsi Maluku, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pengadilan Tinggi Agama Ambon, Nahdlatul Ulama (NU) Maluku, dan Muhammadiyah Maluku.
Kepala Kementerian Agama Provinsi Maluku, M. Yamin, mengungkapkan bahwa pada pukul 18.45 WIT, hilal masih berada di ketinggian 3,477 derajat dengan elongasi 3,69 derajat.
Sementara itu, menurut kriteria MABIMS, hilal baru dapat dianggap terlihat jika mencapai elongasi minimal 6,3 derajat.
"Karena hilal tidak terlihat akibat kondisi alam yang berawan tebal, maka kita menunggu hasil Sidang Isbat dari Kementerian Agama RI untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah," jelas Yamin.
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat Maluku untuk menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Agama RI terkait penetapan 1 Ramadan 1446 H.
"Kami berharap umat Muslim di Maluku dapat menyambut bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan kebersamaan,"pungkasnya.(Jardin)