Proyek Cek Dam Ahuru Gagal Total, Banjir Batumerah Paling Parah

  • Bagikan
Banjir Batumerah, Ambon
Kondisi Batumerah saat banjir, Jumat (8/7).

Ambon, AMEKS.FAJAR.CO.ID - Dua Cek Dam yang dibangun Balai Wilayah Sungai Maluku gagal meredam banjir di Kali Batumerah pada, Jumat (8/7). Sistem Peredam Banjir Cek Dam Jacobus dan Petra diduga tak berfungsi.

Debit air di kali Batumerah pada Jumat (8/7) sangat tinggi. Akibatnya luapan banjir hingga keluar dari talud penahan. Kondisi ini pernah terjadi pada 2013 silam. Masyarakat berpendapat, tidak ada perubahan dengan adanya pembangunan Cek Dam.

“Cek Dam? Kami tidak tahu. Tapi banjir ya seperti dulu-dulu saja. Tidak ada perubahan apa-apa. Kami tidak tahu soal cek dam. Apa fungsinya juga kami tidak tahu. Yang jelas banjir sudah terjadi,” ungkap Udin salah satu warga Batumerah, kemarin.

Untuk di Batumerah, puluhan bahkan ratusan rumah warga derendam banjir. Ada yang mengalami kerusakan. Kondisi ini sudah mereka alami cukup lama. Harapannya, Pemerintah lebih serius mencari solusi mengatasi banjir.

Sementara itu, informasi yang diperoleh ameks.fajar.co.id, Cek Dam Jacobus dan Petra, sudah salah sejak awal sebelum dibangun. Perencanaannya dinilai menjadi penyebab kegagalan dua proyek BWS Maluku yang dibiayai dengan APBN Rp16 miliar tersebut.

“Perencanaannya memang sudah salah sejak awal. Karena itu, penyelesaian proyeknya kan susah. Saya tidak tahu, apakah proyek itu benar-benar selesai, atau ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor,” ungkap sumber ameks.fajar.co.id, yang juga seseorang yang paham pembangunan proyek-proyek Cek Dam ini.

Menurut dia, jika dilihat dari kondisi Batumerah saat banjir kemarin, nampak kalau dua Cek Dam itu memang tidak berfungsi sama sekali. Kata dia, peredam banjir Petra tidak berfungsi sama sekali.

“Cek Dam Petra itu terlalu luas. Akhirnya peredam banjirnya tidak berfungsi. Airnya turun beserta material Lumpur ke kali batumerah dan Ahuru. Akhirnya apa, dua daerah ini paling parah terdampak banjir,” ungkap sumber ini.

Soal proyek ini gagal, dia menolak menjawab. Hanya saja, kata dia, beberapa fungsi dari Cek Dam tidak berjalan sama sekali. Ini jadi penyebab banjir tidak bisa diminimalisir di kali batumerah, ketika debit air meningkat akibat hujan lebat.(yan)

  • Bagikan