Dua Kali Dilapori Dugaan Asusila, HR Terancam Dipecat PKS dari DPRD Malteng

  • Bagikan
Selingkuh
ILUSTRASI PERSELINGKUHAN

Ambon, AMEKS.FAJAR.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera mulai gerah dengan tingkah kadernya berinisial HR. Dua kali dilaporkan atas dugaan asusila, membuatnya terancam dipecat dari partai itu, sekaligus diberhentikan keanggotaannya dari DPRD Maluku Tengah.

Ketua DPD PKS Maluku Tengah Arman Mualo yang dikonfirmasi ameks.fajar.co.id, Senin (17/10/2022), menjelaskan dalam AD/ART PKS ada yang disebut tindak pidana, dan pelanggaran terhadap Syar’i .

“Sanksi hukumnya, bisa sampai pemecatan dari partai maupun juga keanggotaan di DPRD,” kata Arman yang juga anggota DPRD Maluku Tengah.

Arman tidak menampik ketika ditanya, soal HR yang sudah dilaporkan dua kali terkait dugaan kasus asusila. Kali kedua, Istri HR datang ke DPD PKS dengan membawa bukti video penggrebekan perselingkuhan di Hotel One May.

Hotel One May milik HR. Kata Polisi, perselingkuhan itu terjadi bukan di kamar tamu. Tapi dilakukan di kamar pribadi HR. Kasusnya juga sudah dilaporkan Istri HR, dan akan segera ditindaklanjuti Polres Malteng.

Arman menjelaskan, Senin (17/10/2022), DPD PKS Malteng sudah memanggil istri HR yang didampingi anaknya, dan HR sendiri. Pertemuan tertutup dilakukan di kantor DPD PKS Malteng.

“Kami sudah mintai keterangan dari masing-masing pihak. Ada Istri dan anaknya. Mereka datang dengan membawa bukti. Bukti itu yang susah untuk dibantahkan. Semuanya kita akan proses di partai,” ungkap Arman.

Dalam pemeriksaan, kata Arman, HR masih berkilah tidak melakukan perselingkuhan seperti yang dituduhkan istri sahnya. “Ya dia tetap membantah,” kata Arman.

Hasil pemeriksaan dan bukti-bukti, kata Arman, akan dibawakan ke DPW PKS Maluku, untuk diproses lebih lanjut. Nanti DPW PKS Maluku yang memutuskan, mereka hanya memroses laporan atau aduan dari istrinya.

Menyinggung soal HR yang pernah melakukan dugaan tindakan yang sama, Arman membenarkannya. Kata Arman, mereka sudah minta segera diselesaikan saat ini, namun terjadi lagi kasus yang hampir sama. (yan)

  • Bagikan