Warga Sepa Dapat Bimbingan Jadi Wirausaha

  • Bagikan
kewirausahaan
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas PMPN dan P3A Malteng, Nasmaun Tuasikal saat memberikan materinya. Kamis (16/2). (Foto:Djen Wasolo/AMEKS)

Masohi, AMEKS.FAJAR.CO.ID.- Masyarakat Sepa di didik tentang kewirausahaan. Banyak warga yang hadir. Pemerintah Maluku Tengah juga ikut dalam lokakarya yang digelar di negeri tersebut.

Lokakarya ini digelar Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Negeri Sepa, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPN dan P3A).

Bertempat di kantor Negeri Sepa, sejumlah peserta yang hadir di antaranya, perwakilan Pemerintahan Negeri, Saniri Negeri, Bumneg, usaha mikro, pemuda, serta perwakilan dewan guru. Kamis (17/2).

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Negeri Sepa, Irham MZ dalam sambutannya, mengatakan kegiatan yang kemudian dilaksanakan oleh Lazismu merupakan bagian penting dalam memberdayakan masyarakat.

Menurutnya, lokakarya kewirausahaan tidak lain untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. "Sebaik-baiknya manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya," ujarnya. Selasa (14/2).

Pasalnya, dalam dunia kewirausahaan selain membutuhkan modal, penting juga menejemen yang baik.

Selain itu, Sekertaris Negeri Sepa, Abdullah Sopalatu, sangat mengapresiasi kegiatan yang laksanakan Lazismu tersebut.

Dikatakan, proses pembinaan kewirausahaan menjadi kebutuhan khusus dalam dunia usaha. Usaha yang tidak dibarengi dengan konsep yang matang, akan menuai hasil tidak baik.

Sopalatu berharap agar materi yang diikuti dengan baik. "Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat di ikut dengan baik, sebab mempunyai aspek yang begitu positif. Terutama te khususnya kepada para wirausaha yang ada di Negeri Sepa," harapnya.

Selain itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Nasmaun Tuasikal, yang berkesempatan menjadi narasumber, mengatakan bahwa untuk memulai usaha, harus bisa menentukan usaha apa yang akan dilakukan.

"Jadi memulai usaha kita harus mempunyai besic yang mumpuni, serta kreativitas yang tinggi," ujarnya.

Pasalnya, manfaat kewirausahaan juga dapat menyikapi persoalan kemiskinan, karena dapat meningkatkan serta membuka lapangan kerja.

"Memberikan peluang kepada masyarakat untuk meningkatkan ekonomi pribadi," imbuhnya.

Dijelaskan, kemampuan dan kemauan harus selaras, sebab keduanya saling membutuhkan, selain itu tekad kuat dan kerja keras, kesempatan dan peluang.

"Melakukan kewirausahaan yang juga memperhatikan aturan yang juga berlaku, dimana taat hukum menjadikan poin penting," tutupnya. (DW).

  • Bagikan