Sehari DLHP Ambon Angkut 25 Ton Sampah Kulit Durian dan Kelapa Muda

  • Bagikan

AMBON, AMEKS.FAJAR.CO.ID - Musim durian kini sudah tiba, tidak hanya menjadi berkah bagi para pedagang buah di Kota Ambon, tapi juga menimbulkan sampah yang membludak di sejumlah kawasan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Alfredo Hehamahua mengatakan, dalam sehari pihaknya mengangkut 25 ton sampah kulit durian dan kulit kelapa, terutama kelapa muda.


"Durian sudah sangat membanjiri kota Ambon. Sampahnya juga lumayan. Kemudian ini juga dalam suasana bulan suci Ramadan, jadi sampah kulit kelapa juga menumpuk. Sehari ini kita bisa angkut sekitar 20 sampai 25 ton sampah kulit durian dan kulit kelapa,"kata dia, kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (12/4).

Menurutnya, tumpukkan sampah kulit durian dan kelapa muda itu berada dikawasan kecamatan Sirimau, Baguala, Teluk Ambon, dan sebagian di Nusaniwe.


"Untuk tumpukkan sampah kulit durian ini setiap hari terjadi di kawasan Mardika, depan Maluku City Mall (MCM), Kawasan Passo, Waiheru, dan Wayame yang menjadi sentra penjualan durian," kata dia.

"Kemudian kulit kelapa muda ini, juga dikawasan-kawasan tersebut juga. Kami setiap hari harus membersihkan tumpukan kulit durian dan kulit kelapa di lokasi-lokasi itu,"jelasnya.

Dikatakan, pihaknya sering mengalami kewalahan dalam mengangkut sampah kedua jenis buah tersebut.


"Kita punya armada itu 23 unit yang dump truck, ditambah 7 ambrol, dan semua itu penuh dan bahkan tidak mampu untuk melayani sampah kulit durian dan kelapa muda ini. Tapi kita harus paksakan sebab jika tidak maka bahaya,"ujarnya.

Untuk itu, Hehamahua mengimbau, kepada para pedagang agar bisa membantu petugasnya dengan menampung kulit buat durian dan kelapa muda di tempat-tempat yang disediakan.


“Kita juga minta pedagang untuk selalu menjaga kebersihan di lokasi-lokasi yang menjadi tempat jualan mereka. Jangan abis jualan lalu buang begitu saja,”pintahnya.

Buah durian yang di jual di kota Ambon selain dihasilkan di daerah pinggirian juga didatangkan dari beberapa pulau. Misalnya, Pulau Seram, Haruku, Saparua dan Nusalaut. Sedangkan untuk kelapa muda itu, terjadi sepanjang bulan suci Ramadan. (ARH).

  • Bagikan

Exit mobile version