Demo Desak Copot Rakib Sahubawa, Buntut Sertifikasi dan TPP tak Dibayarkan

  • Bagikan

MASOHI, AMEKS.FAJAR.CO.ID.- Prihatin dengan keresahan Aparatur Sipil Negera (ASN) yang belum terima dana sertifikasi dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Forum Masyarakat Kota Masohi (Formasi) mendesak Rakib Sahubawa dicopot dari kursi Pejabat Bupati Maluku Tengah.

Aksi digelar pada beberapa titik, yakni depan pasar Binaya Masohi, Kantor Bupati dan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah. Masa aksi minta segera ditindak tegas dan copot Pj. Bupati Malteng Rakib Sahubawa.

Koordinator Aksi Akbar Hatapayo, menyoroti kasus dugaan peyimpangan dana sertiifikasi guru senilai Rp. 31 miliar, semester tiga dan empat tahun 2023. Dana sertifikasi untuk dua triwan itu diperuntukan bagi 1.670 guru di daerah yang bertajuk Pamahanu Nusa itu.

Hatapayo meminta agar proses hukum kasus tersebut, dilakukan transparan serta mengedepankan asas profesionalitas.

"Kami mendesak agar pihak kejaksaan atau aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Polda Maluku transparan memproses kasus ini hingga tuntas," ujarnya dalam orasinya. Kamis (25/1) kemarin.

Dirinya juga meminta agar Rakib Sahubawa segera dicopot sebagai Pj. Bupati Malteng karena dianggap tidak becus menjalankan roda pemerintahan.

Ditempat yang sama Kasi Intel Kejari Maluku Tengah, Nyongen Pangkey, mewakili Kejari mengapresiasi aksi yang dilakukan pendemo.


Dirinya menjelaskan bahwa kasus tersebut tidak bisa di intervensi oleh Kejari Maluku Tengah mengingat, perkaranya ditangani Polda Maluku.

"Perlu kami sampaikan bahwa kasus ini sedang ditangani pihak Polda, saya minta kita hormati proses hukum yang dilakukan teman-teman penyidik Polda," katanya.

Meskipun begitu dirinya mengaku, bahwa apabila kasus tersebut telah selesai diproses oleh pihak Polda, sudah pasti akan ditindaklanjut oleh Kejaksaan.

"Kalau kasus ini sudah selesai diperiksa ujungnya juga akan sampai ke kejaksaan untuk proses penuntutan," tutupnya. (DW)

  • Bagikan