Tadarus dari Rumah ke Rumah Usai Tarawih di Negeri Sepa

  • Bagikan
Negeri sepa
Sejumlah pemuda Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, saat gelar tadarus Alquran. Kamis (14/3). (Foto: Istimewa)

MASOHI, Ameks.fajar.co.id. - Bulan suci Ramadan di Maluku selalu meriah, dari kampung ke kampung. Di Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, ada yang unik setiap Ramadan.

Kalau di tempat lain tadarus Al-Qur’an biasanya dilakukan di Masjid-masjid, di Sepa berbeda. Di negeri yang bertajuk Silalouw itu, saat menjalankan rutinitas tadarus, dilakukan dari rumah ke rumah.

Rutinitas keagamaan setiap Ramadan ini, hampir sebagian besar diinisiasi oleh kaum muda dan sebagian orang tua. Saat tadarus, Al-Qur'an dibacakan oleh dua orang, salah satu melantunkan ayat-ayat suci, sementara yang satunya memeriksa huruf, hingga tanda baca Al-Qur'an.

Salah satu tokoh Negeri Sepa, Hasan Amahoru, mengatakan bahwa rutinitas tadarus yang dilakukan oleh masyarakat Negeri Sepa, saat Ramadhan sudah ada sejak dahulu kala.

"Ini sudah dari katong (kami) punya nenek-moyang, dan sebagai generasi kami patut pertahankan sesuatu yang dianggap baik," ujar Hasan kepada Ambon Ekspres pasca tadarus dilakukan.

Menurutnya, aktivitas tadarus Alquran yang dilakukan menjadi bagian penting guna mengajarkan generasi Sepa lebih dekat terhadap kitab suci umat Islam itu.

Dijelaskan Hasan, pada pelaksanaan tadarus dilakukan tidak hanya asal baca saja, namun membutuhkan ketekunan serta ketelitian dalam membacanya.

"Kalau pada saat tadarus itu berpasang-pasangan, yang satunya membaca Alquran, sedangkan yang satunya lagi mendengar sekaligus mengoreksi bacaan, " jelasnya.

Pasca tadarus, para remaja dan orang tua, akan menikmati sejumlah hidangan yang disiapkan pemilik rumah, mulai dari makanan manis seperti aneka kue hingga makanan berat.

"Biasanya itu kita gelar tadarus di rumah tua, dan selesai tadarus kota akan makan makanan yang sudah disajikan pemilik rumah," ucapnya.

Budaya tadarus Alquran memang sudah menjadi bagian yang selalu dirindukan oleh generasi Sep. Selepas sholat Terawih biasanya saling janji dan berjalan dari rumah ke rumah untuk melaksanakan rutinitas keagamaan tersebut. (djen wasolo)

  • Bagikan