KM Express Priscilia 99 Dituding Abaikan Keselamatan Penumpang

  • Bagikan
kapal
Aktivitas para penumpang di pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah. Sabtu (13/4). (Foto: Djen Wasolo/Ameks)

MASOHI, Ameks.fajar.co.id. - Dianggap angkut penumpang melebihi ketersediaan kursi, sejumlah penumpang keluhkan pelayanan kapal Express Priscilia 99, milik PT. Pelayaran Dharma Indah yang berlayar, pada Sabtu (13/4/2024).

Hal itu dikatakan Arsyad, salah satu penumpang kapal tersebut. Dia mengaku kecewa dengan pelayanan transportasi jalur laut yang dimiliki oleh PT. Pelayaran Dharma Indah.

Kekecewaan itu dikarenakan kapal penumpang yang melayani rute Amahai-Tulehu, mengangkut penumpang hingga melebihi kapasitas terkhusus ketersediaan kursi yang dimiliki oleh kapal tersebut.

"Ini sudah bagaimana, masa mereka angkut penumpang sampai-sampai ada yang tidak kebagian kursi duduk," katanya.

Bukan itu saja, Arsyad mengakui mengangkut penumpang melebihi kapasitas jumlah yang dityetapkan, itu tidak diperbolehkan. Dikarenakan bukan hanya mengenai pelayanan, akan tetapi keselamatan penumpang.

"Kami ini sudah beli tiket. Sesampai di kapal, tidak dapat tempat duduk, kemudian kami berdiri hingga kapal sampai di pelabuhan Tulehu, ini pelayanan yang sangat buruk," tegasnya.

Kepala UPT Kelas III Amahai, Abdul Radak menghimbau agar pemilik angkutan serta awak kapal penumpang Amahai-Tulehu agar dapat memperhatikan keamanan dan kesiapan saat lalu pelayaran.

"Hindari membawa penumpang melebihi kapasitas angkut kapal karena sangat membahayakan keselamatan pelayaran," kata Radak.

Menurutnya, operator kapal selain mempertimbangkan kondisi cuaca, dirinya menyarankan agar dapat mempertimbangkan serta memperhatikan kapasitas kursi serta angkutan kapal guna mengutamakan keselamatan para penumpang.

"Kita harus utamakan keselamatan pelayaran untuk meminimalisir kecelakaan laut," kata dia

Radak menjelaskan, pengecekan kapasitas angkut penumpang kapal untuk mengantisipasi kecelakaan laut.

Dia juga mengingatkan operator kapal dan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan sebelum melakukan pelayaran dengan memperhatikan kondisi mesin, bahan bakar dan kelayakan kapal serta alat keselamatan seperti life jacket.

"Perhatikan juga cuaca dan ombak sebelum melakukan aktivitas di laut dan jangan lupa bawa alat komunikasi," tutupnya.

Selain itu, Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah belum juga memberikan respon atas ketidaknyamanan dan keluhan para penumpang ini. (djen wasolo)

  • Bagikan