Sepeda Motornya Tabrak Taman Jalan, Jusuf Meninggal, Irfan Kritis

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi

Namrole, AMEKS.FAJAR,CO.ID.- Jusuf Besan, warga desa Baman, Kecamatan Waeapu, Kabupaten Buru, Maluku, meninggal dunia dilokasi kejadian. Sepeda motor ditumpangi alami kecelakaan, pada Rabu (14/12/2022) dini hari, sekira pukul 02.00 WIT.

Informasi Ameks.Fajar.Co.Id, dilaporkan insiden berujung maut itu terjadi di ruas jalan kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Saat kecelakaan Jusuf Besan, diboncengi temanya, bernama Irfan Hang. Irfan, tercatat sebagai warga desa Ubung, Kecamatan Liliali, Kabupaten Buru.

Kecelakaan lalulintas tunggal itu, mengkibatkan kedua pemuda ini mengalami luka cukup parah. Akibat pendarahan hebat mengakibatkan, Jusuf Besan, menghembus nafas terakhirnya di lokasi kejadiaan.

Kecelakaan berawal sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi dikendarai Irfan Hang, berboncengan dengan, Jusuf Besan, bergerak dari arah desa Elfule menuju arah desa Lektama, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dengan kecepatan tinggi.

Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepat di jalan Baru, desa Fatmite, Kecamatan Namrole, Irfan Hang yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Kecelakaan pun tidak dapat terhindarkan dan menabrak taman jalan.

Benturan keras itu mengakibatkan, Jusuf Besan, tewas ditempat kejadian. Sementara, Irfan Hang, mengalami luka cukup parah. Irfan akhirnya dilarikan oleh warga yang saat itu berada dilokasi kejadian ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) dr Salim Alkatiri, Kota Namrole.

Kasat Reskrim Polres Buru Selatan, AKP Obet Remialy, membenarkan adanya kejadian tersebut." Iya, benar ada kecelakaan tunggal semalam mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka," akuinya.

Ditanya apakah kecelakaan ini ada kaitannya dengan eforia pesta piala dunia, antara Argentina Vs Croatia Remialy yang juga mantan Kapolsek Namrole belum bisa memastikannya.

"Kalau untuk hal itu saya belum bisa pastikan. Memang saat meninggal korban mengenakan kaos bola Argentina. Hanya saja apakah karena eforia jelang pertandingan atau tidak kita belum bisa pastikan," ujarnya.

Olehnya itu Remialy menghimbau masyarakat untuk tidak berlebihan dalam meluapkan kegembiraan saat tim yang di jagokan menang dalam pertandingan piala dunia.

"Karena eforia berlebihan, maka bisa saja menimbulkan hal- hal yang tidak diinginkan salah satunya Lakalantas yang berujung kematian," ucapnya. (ESI)

  • Bagikan