Jembatan Bailey Kawanua Dikebut, Balai Jalan: Pekerjaan Melewati 3 Aliran Sungai

  • Bagikan
Balai Jalan Maluku
Saat proses Pembangunan Bailey Jembatan Kawanua, Kecamatan Tehoru Maluku Tengah, 30 Juli 2023 lalu. (Foto: dok ameks.id)

MASOHI, AMEKS.FAJAR.CO.ID - Pemasangan Bailey atau Jembatan sementara Kawanua, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dikebut. Sementara Pemerintah kabupaten setempat, akan mendistribusikan sembako ke wilayah yang terisolir karena putusnya jembatan.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol, kepada Ambon Ekspres, Minggu (30/7/2023), mengatakan a hingga kini proses pembangunan jembatan darurat atau bailey di Kawanua tekah di lakukan.

"Sekarang kami on proses. Dan di pastikan secepatnya akan diselesaikan," ucap Toce kepada Ambon Ekspres melalui telepon seluler.

Menurut Toce, pihaknya belum bisa memastikan kapan selesai pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Kebupaten Maluku Tengah dengan SBT itu, sebab pemasangan rangka bailey harus melewati tiga aliran sungai yang cukup deras.

"Kami tidak bisa menargetkan kapan selesai, sebab pekerjaan bailey dengan melewati tiga aliran sungai dimana semua tergantung kondisi cuaca," ujarnya.

Untuk mempercepat proses pekerjaan sejumlah alat berat pun di kerahkan BPJN Maluku, seperti dua unit excavator, bulldozer, dump truck serta sejumlah tenaga teknis guna memperlancar pekerjaan tersebut.

Hal itu di lakukan tak lain untuk menormalisasi akses warga dan kendaraan bisa dilewati. Pasalnya ambruknya jembatan Kawanua jelas membuat akses transportasi darat menjadi lumpuh total. Belum lagi mobilisasi bahan pokok juga menjadi masalah utama karena tidak bisa di lakukan.

Toce, mengatakan BPJN Maluku akan terus berupaya maksimal mempercepat proses penyelesaian jembatan bailey, agar akses transportasi bagi warga bisa secepatnya berjalan kembali walau melalui akses jembatan bailey

"Kami berharap ini cepat selesai, sebab ini merupakan akses tunggal yang menghubungkan bukan hanya antar kecamatan namun dua kabupaten yakni Seram Bagian Timur (SBT) dan Maluku Tengah," harapnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Tengah akan mendistribusikan bahan pokok ke Kecamatan Telutih Kabupaten.

"Dalam waktu dekat kami akan mendistribusikan bahan pokok Telutih," ujar Pelaksana harian Kepala Disperindag Maluku Tengah, Dedi Latuconsina melalui telepon seluler.

Latuconsina, menjelaskan pendistribusian bahan pokok itu sesuai dengan arahan Penjabat Bupati Maluku Tengah Muhamat Marasabessy mengatakan guna mengatasi kelangkaan bahan pokok di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten SBT itu.

"Gula, beras, telur, minyak goreng, dan beberapa lainnya akan di bawah ke Tehoru selanjutnya lansung di angkut ke Kecamatan Telutih," jelasnya.

Menurutnya untuk memperlancar semua itu, pihaknya telah bangun berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam proses pendistribusian bahan pokok tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Maluku Tengah, Kepala Syahbandar Amahai, guna transportasi jalur laut, namun karena faktor cuaca kami akan memastikan dengan baik," tutupnya. (DW)

  • Bagikan