Seorang Ibu Muda di Ambon Ditemukan Meninggal Gantung Diri

  • Bagikan
Ambon
Polsek Nusaniwe, Polresta Ambon, mengevakuasi korban dari tempat kejadian. (Foto: Humas Polresta Ambon)

Ambon,AMEKS.FAJAR.CO.ID.- Tasya Imanuela Frimansya Siahaya, ibu rumah tangga berusia 23 tahun itu, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam kamar rumahnya di kawasan Air Salobar, RT 002RW 002 , Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Selasa (16/4/2024) malam sekira pukul 19.00 WIT.

Kasi Humas Polres Kota Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, dikonfirmasi Ameks.Fajar.Co.Id, Rabu (17/4/2024) menyampaikan kronologis kejadian terungkap dari keterangan sejumlah saksi dimintai keterangan Kepolisian, salah satunnya, Naldo Laileru, tetangga korban.

Naldon menjelaskan awalnya sekira pukul 19.00 WIT, Saksi bersama Istrinya datang kerumah Korban untuk meminta Daun Kelor. Namun, saksi bersama istrinya mendengar suara tangisan anak Korban dari dalam kamar Korban, dengan pintu dalam kondisi terkunci.

Kemudian saksi pergi mencari daun Kelor untuk dimasak dan Istri Saksi masuk ke rumah Korban. Berselang beberapa menit kemudian Saksi selesai memetik daun kelor.

"Saksi kemudian mengetok pintu kamar korban karena anak dari korban masih tetap menangis di dalam kamar, saksi sempat berusaha melihat dari celah pintu kamar namun tidak kelihatan," beber Janete, menjelaskan awal mula terungkap kejadian dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri dilakukan oleh ibu rumah tanggal itu.

Kemudian saksi, berjalan keluar rumah dan melihat kedalam kamar dari kosen jendela bagian luar. Dan terlihat korban sementara terlilit tali di leher.

"Melihat kejadian tersebut saksi langsung memberitahukan saksi Leo yang sementara makan di rumah Korban untuk mendobrak pintu kamar. Dan saksi langsung menuju ke Kantor Den Intel untuk memberitahukan kejadian tersebut," beber Janete, lagi.

Leo Mandacan, saksi ini kata Janete, dalam keteranganya juga meyampaikan sekira pukul 19.00 WIT, Ia sementara makan di Dapur pada rumah Korban, mendengar adanya tangisan anak kecil dari dalam kamar korban.

Saksi Naldo Laileru datang dan mengetuk pintu kamar korban berusaha melihat situasi di dalam kamar, karena mendengar tangisan anak bayi, dan ternyata korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam kamar. Saksi Leo langsung meminta warga setempat untuk menghubungi polisi," kata Janete.

Infomasi itu sekira pukul 19.30 WIT, Personil Polsek Nusaniwe yang dipimpin oleh Kapolsek Nusaniwe AKP. Johan Anakotta, dan personil Piket Sat Intelkam Polresta Ambon tiba di TKP kemudian mengamankan TKP dan melakukan dokumentasi serta pulbaket terkait kejadian tersebut.

Kapolsek kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Maluku. Kemudian, sekira pukul 20.23 WIT, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Ambon juga tiba di TKP melakukan dokumentasi kondisi korban dan selanjutnya menurunkan jenazah korban dan diletakan diatas tempat tidur yang ada di dalam kamar tersebut.

Jenazah korban, sekira pukul 21.36 WIT jenazah korban kemudian diantar dengan menggunakan mobil ambulance RS Bhayangkara untuk dilakukan visum luar." Saat korban ditemukan dalam kondisi tidak bernuawa suaminya yang bernama Kelvin Pasumain tidak berada dalam rumah," demikian, kata Janete.(Elyas Rumain).

  • Bagikan