Queensy Lelapary, Ketua Osis SMP Negeri 15, Bicara Soal LISA

  • Bagikan
SMP 15 Ambon
Ketua OSIS SMP Negeri 15 Ambon, Queensy Lelapary menerima penyerahan buku dari host Radio Ameks FM, Novita Indriyati, Rabu (27/9). (Foto: dade/ameks)

AMBON, AMEKS.FAJAR.CO.ID - Remaja, tapi encer otaknya, itu yang tergambar dari gaya bicara Ketua Osis SMP Negeri 15 Ambon, Queensy Lelapary. Gadis manis ini diundang ke ameks radio, bicara soal kepedulian lingkungan.

Queensy Lelapary saat bertandang di Studio Radio Ameks bersama Kepala Sekolahnya, Rachel Dadiara, S.Pd dalam program Ameks Menyapa Pendidikan yang dipandu oleh Novita Indriyati selaku host, Rabu (27/9).

Menurut Queensy, menjaga kebersihan lingkungan rumah, sekolah, dan alam sekitar adalah salah satu tanggung jawab terhadap lingkungan. Pentingnya menjaga kebersihan sekolah akan membuat siswa tetap aman dan nyaman selama berada di lingkungan sekolah.

“ Menjaga kebersihan sekolah sangat penting agar siswa tetap aman dan nyaman selama berada di lingkungan Sekolah. Kami juga punya istilah yakni LISA yang singkatannya Lihat Sampah Angkat , “ kata Queensy.

Queensy menjelaskan, Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) merupakan merupakan bagian penting dari sekolah yang menjalankan program kerja sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Olehnya itu, selain melaksanakan program peduli lingkungan, dia bersama Pembina Osis dan pengurusnya juga membuat program sapaan Kaka dan Adik.

Sapaan tersebut akui dia, setiap saat diberlakukan di lingkungan sekolah. Tidak hanya siswa yang menjalankan program tersebut, guru – guru pun melaksanakannya.

Disamping itu, Osis juga menerapkan disiplin masuk sekolah, berpakaian dan lain – lain. Dalam program ini Osis bekerja sama dengan dewan guru.

“ Intinya banyak program yang kami jalankan. Tapi begi saya peduli lingkungan dan penerapan disiplin untuk menjadikan siswa lebih baik kedepan, “ tandasnya. (dade serawak)

“ Intinya banyak program yang kami jalankan. Tapi begi saya peduli lingkungan dan penerapan disiplin untuk menjadikan siswa lebih baik kedepan, “ tandasnya. (dade serawak)

  • Bagikan